Update COVID-19 di Iran 2 Agustus 2020

Indonesian Radio 4 views
Virus Corona, COVID-19 telah menyebar ke berbagai negara dunia dan menyebabkan ratusan ribu orang meninggal dunia serta menimbulkan dampak buruk terhadap ekonomi negara-negara yang bergelut dengan virus ini.

17.855.401 orang di seluruh dunia telah terinfeksi COVID-19. 10.529.023 dari mereka sembuh, namun 685.127 lainnya meninggal dunia.

Juru Bicara Kementerikan Kesehatan Republik Islam Iran Dokter Sima Sadat Lari pada Minggu (2/08/2020) mengatakan, selama 24 jam terakhir, ada 2.685 pasien baru Covid-19 yang diidentifikasi di Iran, di mana 1.423 dirawat di rumah sakit dan sisanya karantina mandiri.

Dia menambahkan, jumlah total pasien Covid-19 di Iran telah mencapai 309. 437.

"Selama 24 jam terakhir, 208 pasien Covid-19 meninggal dunia dan dengan demikian, jumlah total kematian akibat penyakit ini mencapai 17.190 orang," ujarnya.

Menurut jubir Kemenkes Iran, sejauh ini sudah 268.102 pasien telah pulih atau dipulangkan dari rumah sakit.

Amerika Serikat berada pada urutan pertama dalam hal banyaknya kasus Virus Corona. Hingga pada Minggu (2/8/2020) pagi, 4.620.502 warga Amerika terinfeksi COVID-19 dan 154.449 dari mereka meninggal dunia.

Brasil berada di urutan kedua dalam hal jumlah kasus Virus Corona, di mana 2.707.877 warga negara ini tertular COVID-19 dan 93.563 dari mereka meninggal dunia.

1.750.723 warga India juga terinfeksi Virus Corona dan 37.364 dari mereka meninggal dunia, sehingga India berada di urutan ketiga dalam jumlah kasus COVID-19.

Negara berikutnya adalah Rusia. 849.277 warga Rusia terinfeksi COVID-19 dan 14.104 dari mereka meninggal dunia.

Negara-negara berikutnya adalah Afrika Selatan, Meksiko, Peru, Chile, Iran, Colombia, Inggris, Spanyol, Pakistan, Arab Saudi, Italia, Bangladesh, Turki, Prancis, Jerman, Argentina, Irak, Kanada, Qatar, Indonesia, Filipina, Mesir, Kazakhstan, Ekuador, dan Cina.  (RA)

Related

Add Comments