Perkembangan Terbaru Penyebaran Virus Corona

Indonesian Radio 1 views
Virus Corona, COVID-19 telah menyebar ke berbagai negara dunia dan menyebabkan ratusan ribu orang meninggal dunia serta menimbulkan dampak buruk terhadap ekonomi negara-negara yang bergelut dengan virus ini.

17.855.401 orang di seluruh dunia telah terinfeksi COVID-19. 10.529.023 dari mereka sembuh, namun 685.127 lainnya meninggal dunia.

Amerika Serikat berada pada urutan pertama dalam hal banyaknya kasus Virus Corona. Hingga pada Minggu (2/8/2020) pagi, 4.620.502 warga Amerika terinfeksi COVID-19 dan 154.449 dari mereka meninggal dunia.

Brasil berada di urutan kedua dalam hal jumlah kasus Virus Corona, di mana 2.707.877 warga negara ini tertular COVID-19 dan 93.563 dari mereka meninggal dunia.

1.750.723 warga India juga terinfeksi Virus Corona dan 37.364 dari mereka meninggal dunia, sehingga India berada di urutan ketiga dalam jumlah kasus COVID-19.

Negara berikutnya adalah Rusia. 849.277 warga Rusia terinfeksi COVID-19 dan 14.104 dari mereka meninggal dunia.

Negara-negara berikutnya adalah Afrika Selatan, Meksiko, Peru, Chile, Iran, Colombia, Inggris, Spanyol, Pakistan, Arab Saudi, Italia, Bangladesh, Turki, Prancis, Jerman, Argentina, Irak, Kanada, Qatar, Indonesia, Filipina, Mesir, Kazakhstan, Ekuador, dan Cina.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump akhirnya mengenakan masker untuk pertama kalinya pada tanggal 11 Juli 2020 setelah sebelumnya dia menyatakan bahwa dirinya tidak akan memakai masker.

Trump memakai masker ketika mengunjungi rumah sakit militer Walter Reed, kawasan di sekitar Washington untuk bertemu dengan prajurit dan petugas medis.

"Saya tidak pernah menolak masker tapi saya yakin ada faktor waktu dan tempat untuk memakainya," ujarnya kata Trump ketika meninggalkan Gedung Putih.

Presiden AS itu sebelumnya mengatakan bahwa dia tidak akan mengenakan masker. Dia menyindir lawannya dalam pemilu presiden, dari Partai Demokrat, Joe Biden, yang kerap menggunakan masker.

Namun ketika berkunjung ke rumah sakit Walter Reed, Trump mengatakan, saya rasa jika Anda berada di rumah sakit, terutama dengan kondisi seperti itu, di mana Anda berbicara di hadapan banyak tentara dan orang-orang yang baru keluar dari ruang operasi, menggunakan masker adalah tindakan yang tepat.  (RA)

Related

Add Comments