Inilah Rudal Tanpa Peluncur Iran dan Ditembakkan dari Dalam Tanah (2)

Indonesian Radio 10 views
Komandan Pasukan Dirgantara Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Brigadir Jenderal Amir Ali Hajizadeh mengatakan, untuk pertama kalinya di dunia dalam manuver militer "Payambar A'zam-14", rudal diluncurkan dari kedalaman tanah.

 Menurutnya, penembakan rudal ini dilakukan tanpa peluncur, dan peralatan yang umum digunakan.

Seperti dilansir Fars News (29/7/2020), Brigjend Hajizadeh menjelaskan, manuver militer IRGC selalu menampilkan inisiatif-inisiatif baru, dan dalam manuver kali ini, untuk pertama kalinya rudal ditembakan dari kedalaman tanah oleh pasukan dirgantara IRGC.

Dia menambahkan, dalam manuver Payambar A'zam-14, rudal-rudal yang ditanam di dalam tanah, ditembakan tanpa menggunakan peluncur, dan mengenai target dengan akurasi tinggi.

Komandan Pasukan Dirgantara IRGC menyebut simulasi penembakan dan penghancuran sistem pertahanan musuh sebagai inovasi baru dalam manuver Payambar A'zam-14.

"Dalam latihan militer ini untuk pertama kalinya kami menempatkan replika sistem pertahanan rudal THAAD, dan menghancurkannya dengan rudal anti-radar, selain itu drone tempur IRGC dari jarak jauh berhasil menghancurkan sejumlah target terutama jalur komando pada replika kapal induk Amerika," imbuhnya.

 

Brigjend Hajizadeh menegaskan, dalam latihan militer ini jet tempur Su-22 juga berhasil menghancurkan target dengan penampang lintang rendah dari jarak yang jauh, secara akurat.

Sebelumnya, IRGC mengumumkan tahap akhir manuver militer gabungan Payambar A'zam-14 di Teluk Persia dan Selat Hormuz. Tahap akhir manuver militer gabungan Payambar A'zam-14 yang diikuti oleh angkatan laut dan pasukan dirgantara IRGC, dengan sandi "Ya Ali bin Abi Thalib" dimulai hari Selasa (28/7/2020) di wilayah umum Hormuzgan, selatan Selat Hormuz, dan Teluk Persia hingga ke dalam wilayah Iran, di darat, udara, laut dan luar angkasa.

Pada tahap akhir manuver ini, unit-unit rudal, kapal laut dan drone Angkatan Laut IRGC, dan unit rudal, drone serta radar pasukan dirgantara IRGC, menjalankan operasi, dan semua skenario yang ditetapkan.

Dalam manuver ini dipraktikkan operasi serangan rudal, kapal perang dan drone, operasi menyebar ranjau laut, memutus jalur kapal musuh, operasi tempur rudal oleh helikopter, dan menembakan rudal ke laut.

Untuk pertama kalinya juga dilakukan operasi pengamatan wilayah manuver menggunakan foto-foto yang dikirim satelit Noor. (RA)

Related

Add Comments