Penindasan Polisi AS terhadap Warga Kulit Hitam Berlanjut

Indonesian Radio 5 views
Kebrutalan aparat keamanan Amerika Serikat terhadap warga kulit hitam kembali menjadi sorotan. Sebuah video baru yang mirip dengan kejadian yang dialami George Floyd telah muncul dan menuai protes luas di kota Allentown, Pennsylvania.

Dalam sebuah video terbaru, seorang polisi menekan leher seorang warga kulit hitam di Allentown dengan lututnya pada Sabtu, 11 Juli 2020. Tindakan tersebut memicu kemarahan publik.  

Video berdurasi 26 detik itu pertama kali diunggah akun Twitter gerakan "Black Lives Matter". Gerakan ini mengingatkan praktik yang sama oleh polisi kulit putih sebelumnya yang menyebabkan kematian George Floyd.

Dalam pernyataannya, Black Lives Matter menegaskan bahwa polisi Allantown menggunakan kekuatan yang sama dengan yang digunakan petugas polisi untuk membunuh George Floyd pada Sabtu malam, insiden itu terjadi di luar rumah sakit di Allentown. Kami menuntut jawaban akan hal ini. Kami ingin perubahan."

Video tersebut muncul ketika pejabat kepolisian AS mengatakan mereka telah melarang penggunaan cara ini menyusul protes nasional atas pembunuhan George Floyd.

Video yang viral tersebut memicu kemarahan publik dan mendorong masyarakat untuk berdemo di depan Departemen Kepolisian Allentown.

Peristiwa yang dialami warga kulit hitam di Allentown mengingatkan nasib serupa yang dialami George Floyd dan menyebabkan kematiannya.

George Floyd adalah seorang pria kulit hitam tak bersenjata yang meninggal dunia pada bulan Mei setelah polisi kulit putih menekan lehernya dengan lutut di Minneapolis.  George Floyd berulang kali berkata, "Aku tidak bisa bernapas".

Kematian George Floyd yang tragis itu memicu protes besar di berbagai kota di Amerika. Mereka  mengutuk kebrutalan polisi dan menuntut diakhirinya diskriminasi.

Pemerintahan Presiden Donald Trump juga mendapat kecaman luas atas atas penanganannya terhadap unjuk rasa masyarakat. (RA)

Add Comments