Iran Kembangkan Vaksin COVID-19

Indonesian Radio 4 views
Menteri Kesehatan Republik Islam Iran Saeed Namaki mengatakan, vaksin untuk virus Corona, COVID-19 telah berhasil diujikan ke model hewan dan banyak ilmuwan Iran telah mengambil langkah cepat untuk mengembangkan vaksin virus tersebut.

Dia menambahkan, tahun lalu adalah tahun yang gemilang bagi negara kami dan terlepas dari semua kesulitan karena sanksi yang kejam dan tidak manusiawi, kolega kami di Kementerian Kesehatan bekerja keras dalam industri farmasi untuk menyediakan kebutuhan masyarakat.

 

"Meskipun COVID-19 adalah bencana, namun ia mengajarkan pelajaran besar. Dalam 60 hari, kami menjadi pengekspor produk kesehatan dan keperluan yang dibutuhkan untuk menangani virus Corona. Ini adalah kebanggaan nasional," kata Namaki dalam acara pembukaan Pameran Farmasi Kedua, Selasa (30/6/2020).

 

Menkes Iran menuturkan, pelajaran lain yang bisa diambil adalah seluruh dunia harus bersama dan bersatu untuk mengalahkan COVID-19 melalui pembuatan vaksin dan produksi obat .

 

"Kami telah mengambil langkah-langkah efektif untuk membuat vaksin, dan banyak ilmuwan Iran telah mengambil langkah cepat untuk memproduksi vaksin COVID-19. Hari ini, kami telah mengambil langkah yang baik dalam membuat vaksin Corona. Vaksin virus Corona telah berhasil diuji pada model hewan," ujarnya.

 

Menurut Namaki, dalam waktu dekat, vaksin tersebut akan diuji pada manusia.

 

Menkes Iran lebih lanjut menuturkan, karena dukungan produksi lokal dan menghindari impor, Iran  mampu menghemat 600 juta Euro pada akhir tahun Iran, dan perusahaan Iran mengalami peningkatan produksi 30% dalam setahun terakhir.

 

"Sebelumnya, kami mengekspor petrokimia dengan harga murah dan mengimpor bahan baku atau perantara farmasi sebanyak 50 hingga 100 kali. Untungnya, tahun ini, kami telah mengambil langkah-langkah yang baik di bidang ini dan akan menjadi eksportir farmasi besar di masa mendatang. Kami akan memasok bahan baku dan perantara farmasi dengan harga termurah dan kualitas tertinggi di pasar dunia," pungkasnya.

 

Setelah ditunda selama 4 bulan, Pameran Industri Farmasi Internasional Pharmax 2020 dibuka di Olympic Hotel dengan partisipasi dari produsen dan spesialis industri ini.

 

Dalam pameran ini, 208 perusahaan aktif di industri farmasi menyajikan pencapaian dan kemampuan terbaru mereka. (RA)

Related

Add Comments