Kekerasan Polisi Amerika terhadap Demonstran

Indonesian Radio 4 views
Unjuk rasa di Amerika Serikat berlanjut. Demonstrasi ini memprotes pembunuhan George Floyd, seorang warga berkulit hitam berdarah Afrika-Amerika, oleh seorang polisi di Minneapolis, Minnesota, Amerika Serikat pada 25 Mei 2020.

Aksi protes menyebar di berbagai kota di Amerika Serikat. Ribuan polisi dikerahkan untuk menumpas demonstran. Polisi juga menggunakan kekerasan untuk membubarkan massa, sehingga demonstrasi berakhir ricuh.   

 

Polisi Amerika Serikat diperkirakan membunuh sekitar 1.200 orang setiap tahun, tetapi sekitar 99 persen dari kasus yang terjadi, tak ada yang didakwa bersalah.

 

Para demonstran berharap kematian Floyd akan mendorong perubahan besar-besaran tentang bagaimana hukum menempatkan polisi yang diduga membunuh ketika bertugas, karena kasus ini adalah pengecualian dari peraturan yang ada.

 

Tapi sesuai dengan Undang-undang AS, polisi mendapat perlindungan hukum secara khusus dari tuntutan pidana maupun sipil.

 

Unjuk rasa memprotes pembunuhan Floyd telah meluas ke berbagai kota Amerika Serikat dalam beberapa hari terakhir ini. Aksi protes ini juga diwarnai berbagai kekerasan oleh polisi Amerika dan juga penjarahan. (RA)

Add Comments